Tak Hanya Sekadar Kerucut

Desember 23, 2019

Bagi  penyuka makanan tradisional salah satunya tumpeng, di Nasi Tumpeng Jakarta Selatan akan Anda temui nasi tumpeng dengan rasa yang spektakuler. Makanan dari Royal Tumpeng ini menawarkan berbagai pilihan bentuk tumpeng. Jika dulu hanya berbentuk kerucut, kini tumpeng hadir pula dalam berbagai bentuk seperti Barbie, Angry Bird, atau angka yang bisa dibuat sesuai pesanan. Tenang saja bagi pencinta tumpeng tradisional, di sini juga menyediakan tumpeng kerucut dalam versi mini. Rasa? Sudah pasti sedap!
 
Jika dahulu pembuatan tumpeng hanya untuk hajatan besar, kini setelah kemajuan zaman tumpeng juga bisa dinikmati pada berbagai kesempatan. Lebih mudahnya lagi Anda tidak perlu kerepotan untuk membuatnya karena di https://royaltumpeng.com/pesan-nasi-tumpeng-jakarta-selatan.html Anda cukup melakukan pemesanan sesuai nomor yang tertera pada link tersebut. Pelayanan Royal Tumpeng sangat memuaskan, karena biaya pengantaran tidak dibebankan kepada customer alias free charge!
 

Sejarah Dan Makna Tumpeng

Berdasarkan asal muasalnya, kata tumpeng merupakan akronim dalam bahasa Jawa, Yen Metu Kudu Sing Mempeng yang berarti setiap kali melakukan pekerjaan haruslah dilakukan dengan sungguh-sungguh agar memperoleh hasil yang memuaskan. Jika dahulu, tumpeng digunakan sebagai sesaji  untuk Dewa atau para leluhur yang telah mendahului. Kini tumpeng menjadi sebagai sebuah perlambang bentuk syukur kepada Tuhan YME sekaligus sebagai sebuah pengharapan agar hidup menjadi lebih baik, sejahtera, dan dipenuhi keberkahan.
 
Pemilihan jenis makanan yang melengkapi tumpeng pun didasarkan pada makna filosofis di dalamnya. Biasanya pada tumpeng terdapat 7 buah lauk. Angka tujuh disebut sebagai Pitu atau Pitulungan dalam bahasa Jawa, yang bermakna pertolongan. Sehingga dapat diartikan bahwa tumpeng merupakan sebuah bentuk permohonan atau meminta pertolongan kepada Tuhan agar diberi kemudahan ketika melakukan sesuatu.
 
Seperti diketahui, tumpeng dan lauknya disajikan di atas sebuah wadah tradisional yang berukuran besar dan dibuat dari anyaman bambu lalu dibentuk bundar, wadah ini dinamakan tampah. Pada tampah tersebut kemudian dialasi dengan daun pisang batu agar tumpeng tidak kotor.
 
Pewarnaan pada nasi tumpeng sendiri hingga hari ini masih didominasi dua warna, yaitu kuning dan putih. Warna putih sendiri pada masyarakat Hindu, diumpamakan/ diasosiasikan sebagai Indra atau Dewa Matahari yang merupakan sumber kehidupan. Sementara untuk warna kuning sendiri sebagai sebuah perlambang kehidupan yang penuh dengan kelimpahan, makmur, dan rezeki yang tak terputus.
 
Makanan nasi tumpeng yang berbentuk kerucut atau dapat juga dikatakan berbentuk segitiga adalah sebuah lambang Simbolis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Puncak  kerucut menggambarkan Tuhan yang Maha Tinggi. Sementara manusia dilambangkan pada bagian bawah kerucut. 
 
Pada tumpeng biasanya dilengkapi dengan berbagai lauk pauk yang ada di darat maupun di air. Kemudian diberi pelengkap lainnya seperti urap yang dibuat dari berbagai macam sayuran seperti kangkung, bayam, kacang panjang, toge, dan kemudian dicampur dengan serundeng yang terbuat dari kelapa parut.
 
Sebagai salah satu khazanah budaya bangsa, tumpeng perlu untuk dilestarikan berikut dengan filosofi kearifan lokal yang di terkandung di dalamnya, sebagai salah satu penunjuk perjalanan hidup. Jangan lupa segera hubungi Royal Tumpeng jika Anda membutuhkan makanan tradisional ini sebagai pelengkap acara.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »